National

Prabowo Minta Suku Dayak Jadi TNI

Prabowo Minta Suku Dayak Jadi TNI

Presiden Prabowo Subianto meminta adanya penyesuaian syarat bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. Arahan tersebut dibahas dalam rapat bersama jajaran TNI dan sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (29/8).

 

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan masyarakat Dayak pedalaman akan mendapat peluang khusus dalam proses perekrutan TNI. “Suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek kami kasih sedikit privilege-lah,” ujar Sjafrie di DPR, Senin (31/8).

 

Sementara itu, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan masyarakat Dayak pedalaman sebelumnya sudah mendapat kelonggaran tertentu, termasuk bagi mereka yang memiliki tato adat. Namun, menurut Maruli, sejauh ini belum banyak masyarakat dari kelompok tersebut yang mendaftar sebagai prajurit TNI.

Muhamad Lukman Nurhakim
Ditulis oleh
Muhamad Lukman Nurhakim

Muhamad Lukman Nurhakim lahir di Pekalongan, 16 Maret 1998. Sejak kecil ia dikenal sebagai pribadi yang tekun, memiliki rasa ingin tahu tinggi, dan semangat untuk terus belajar. Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 01 Tegalontar, dilanjutkan di SMPN 1 Siwalan. Ketertarikannya pada dunia kreatif dan teknologi mengantarkannya ke SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo, Magelang jurusan Multimedia. Di sinilah fondasi kemampuan dalam desain, visual, dan komunikasi digital mulai ia bangun. Untuk memperluas wawasan dan mengasah pola pikir, ia kemudian menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri Pekalongan. Kombinasi antara kemampuan teknis dari dunia multimedia dan wawasan akademik menjadi bekal utama dalam setiap langkah karirnya. Saat ini, Muhamad Lukman Nurhakim merupakan bagian dari tim utama di balik berdirinya Media Kampasnews.com. Melalui perannya di media, ia berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia percaya bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik dan mendorong perubahan positif. Dengan semangat belajar, integritas, dan dedikasi, ia terus berupaya berkembang serta memberikan kontribusi terbaik di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Bagikan: