Business

Curhatan Bos Gudang Garam, Cukai Dan Pajak Tinggi

Curhatan Bos Gudang Garam, Cukai Dan Pajak Tinggi
Manajemen PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mengungkap beratnya tekanan yang dihadapi industri r×kok legal di tengah tingginya beban cukai dan maraknya peredaran r×kok ilegal. Direktur Gudang Garam Heru Budiman memberikan gambaran mengenai struktur harga r×kok sigaret kretek mesin (SKM) isi 12 batang yang dijual sekitar Rp26.000 per bungkus. Dari harga tersebut, sekitar Rp19.000 harus dialokasikan untuk berbagai pungutan terkait cukai dan pajak. Dengan demikian, nilai yang tersisa bagi perusahaan sekitar Rp7.000 per bungkus. Heru menegaskan bahwa angka tersebut bukan merupakan keuntungan bersih Gudang Garam. Nilai tersebut masih harus digunakan untuk menutup berbagai biaya perusahaan, mulai dari pembelian bahan baku, tenaga kerja, proses produksi, distribusi hingga biaya operasional lainnya. Tekanan terhadap produsen r×kok legal semakin besar ketika mereka harus bersaing dengan produk tanpa pita cukai. Menurut Heru, r×kok ilegal dapat dijual di kisaran Rp12.000 hingga Rp15.000 per bungkus karena produsennya tidak menanggung kewajiban cukai seperti perusahaan resmi. Selisih harga yang lebar membuat produsen legal menghadapi dilema dalam menentukan harga jual. Jika harga dinaikkan terlalu tinggi, konsumen berpotensi beralih ke produk yang lebih murah. Namun, perusahaan tetap membutuhkan ruang untuk menutup biaya produksi dan menjaga kelangsungan bisnis. #batangupdate #gudanggaram #cukai #produk #ekonomi
Muhamad Lukman Nurhakim
Ditulis oleh
Muhamad Lukman Nurhakim

Muhamad Lukman Nurhakim lahir di Pekalongan, 16 Maret 1998. Sejak kecil ia dikenal sebagai pribadi yang tekun, memiliki rasa ingin tahu tinggi, dan semangat untuk terus belajar. Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 01 Tegalontar, dilanjutkan di SMPN 1 Siwalan. Ketertarikannya pada dunia kreatif dan teknologi mengantarkannya ke SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo, Magelang jurusan Multimedia. Di sinilah fondasi kemampuan dalam desain, visual, dan komunikasi digital mulai ia bangun. Untuk memperluas wawasan dan mengasah pola pikir, ia kemudian menempuh pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri Pekalongan. Kombinasi antara kemampuan teknis dari dunia multimedia dan wawasan akademik menjadi bekal utama dalam setiap langkah karirnya. Saat ini, Muhamad Lukman Nurhakim merupakan bagian dari tim utama di balik berdirinya Media Kampasnews.com. Melalui perannya di media, ia berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia percaya bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik dan mendorong perubahan positif. Dengan semangat belajar, integritas, dan dedikasi, ia terus berupaya berkembang serta memberikan kontribusi terbaik di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Bagikan: